Konstruksi

Mengenal Jenis-jenis Floor Hardener

Jenis Floor Hardener

Kalau kamu masuk ke sebuah tempat yang di dalamnya terdapat berbagai benda berat, seperti kendaraan, alat berat, atau barang-barang dalam jumlah banyak, coba perhatikan lantainya. Pasti kamu akan mendapatkan kesan lantainya sangat kuat karena sama sekali tidak ditemukan retakan akibat beban berat di atasnya. Mengapa bisa seperti itu? Karena biasanya lantai seperti itu menggunakan floor hardener. atau pengeras lantai. Lalu, pertanyaan yang akan kamu ajukan pasti “apa sih pengeras lantai itu?“. Baiklah, untuk menjawab pertanyaanmu itu, berikut ini penjelasan singkat dan jenis-jenis  pengeras lantai yang biasa digunakan.

Pengertian Floor Hardener 

Kalau diartikan ke dalam Bahasa Indonesia, floor hardener artinya adalah penguat lantai. Zat yang terdapat di dalamnya berupa komposisi partikel dengan spesifikasi bertingkat untuk menguatkan campuran semen dan bebatuan. Fungsi utamanya tidak lain adalah memperkuat hasil beton agar tidak mudah rapuh meskipun menanggung beban yang sangat berat. Meskipun dicampurkan ke semen, pengeras lantai sama sekali tidak mengubah bahan kimia yang terkandung pada semen. Justru pemakaian zat penguat lantai itu akan menguatkan campuran semen yang sudah ada.

Jenis-Jenis Floor Hardener

Berbicara tentang pengeras lantai, kamu akan menemukan beberapa merk dan jenis yang sudah dikenal di pasaran. Salah satunya adalah merk Sika. Harga floor hardener Sika relatif kompetitif dan sangat sebanding dengan kualitas yang ditawarkan. Tapi yang tidak kalah penting dari itu adalah kamu harus tahu juga bahwa pengeras lantai memiliki beberapa jenis. Tentunya pemilihan jenis pengeras lantai sangat bergantung pada kebutuhan dan kondisi lantai yang ingin diperkuat. Berikut ini tiga jenis pengeras lantai yang bisa dipilih!

1. Pengeras Lantai Logam

Jenis pengeras lantai ini adalah yang paling direkomendasikan untuk digunakan pada lantai dengan tugas yang sangat berat, seperti untuk menanggung lalu lintas tangki dan benda-benda logam ukuran besar. Penerapannya dalam bentuk dry-shake dan wet-on-wet topping. Biasanya pengeras lantai jenis ini digunakan oleh industri alat-alat berat, termasuk juga industri peralatan militer.

2. Pengeras Lantai Non-Logam

Kalau jenis sebelumnya dikhususkan untuk menanggung beban yang mayoritas logam, jenis yang satu ini tidak demikian. Penggunannya dimaksudkan untuk memperkuat lantai dengan beban yang sedang. Kamu dapat menemukan hasil penggunaan pengeras lantai jenis ini pada tempat parkir mobil, lantai gudang, pabrik, aula, dan lain sebagainya. Yang jelas jenis pengeras lantai non-logam sangat disarankan untuk melapisi lantai yang bebannya tidak terlalu berat.

3. Liquid Hardener

Untuk jenis yang terakhir ini lebih sederhana lagi fungsi dan pengaplikasiannya. Jika hanya untuk memperkuat lantai tanpa risiko beban yang terlalu besar, maka liquid hardener dapat digunakan. Secara harga lebih ekonomi dan mudah digunakan dengan metode spray-on. Biasanya pengeras lantai jenis ini banyak digunakan untuk tempat parkir ukuran sedang atau bahkan dalam skala rumahan.

Itulah penjelasan singkat mengenai floor hardener beserta jenis-jenisnya. Jika kamu membutuhkan bahan ini untuk lantai, konsultasikan dengan penyedia jasanya dan pilih jenisnya sesuai dengan kebutuhan, seperti yang sudah dipaparkan di atas.

Leave a Reply

Your email address will not be published.Required fields are marked *