Kelistrikan

Kenali Lebih Dalam Tentang Instalasi Telepon Pada Gedung Kantor

Instalasi Telepon Pada Gedung Kantor

Dalam sebuah gedung kantor biasanya banyak sekali hal yang harus diperhatikan, di mana salah satunya adalah masalah instalasi telepon. Biasanya pada gedung perkantoran akan ada saluran telepon yang memang digunakan untuk berkomunikasi dengan klien ataupun sesama karyawan. Untuk memasang sambungan telepon pada gedung perkantoran sendiri tentu saja membutuhkan penanganan khusus agar semua sambungan telepon dapat digunakan baik untuk keluar ataupun sesama karyawan. Maka dariĀ itu, Anda membutuhkan kontraktor listrik untuk dapat memasang saluran ini dengan tepat dan juga dapat tersambung dengan lancar. Nah, untuk dapat memahami lebih dalam mungkin Anda perlu mengetahui sistem instalasi telepon yang digunakan pada sebuah gedung.

Sistem Instalasi Telepon Pada Sebuah Gedung Kantor

Pada dasarnya sistem instalasi telepon pada gedung kantor terdiri dari 3 komponen inti yang memang harus ada. Hal ini sendiri sangat penting agar sambungan telepon dapat digunakan oleh semua pegawai. Berikut ini adalah 3 komponen inti yang ada pada sistem instalasi telepon gedung perkantoran:

1. PABX (Private Automatic Branch Exchange)

PABX atau yang dikenal dalam Bahasa Indonesia sebagai STO (Sentral Telepon Otomat) adalah alat yang sangat penting di mana PABX ini akan menjadi sentral dari semua sambungan telepon yang ada pada gedung kantor. Di mana perangkat ini akan menerima panggilan masuk dan akan meneruskan ke nomor yang dituju. Dengan adanya alat ini sendiri akan memudahkan pengguna untuk langsung menuju kepada nomor tujuan. PABX ini terdiri dari 3 tipe yaitu analog, digital dan juga hybrid. Untuk tipe analog hanya dapat mendukung telepon biasa atau seperti telepon rumah, sedangkan digital memiliki beberapa fitur seperti Confrence call, Paerty dan sebagainya. Untuk tipe hybrid sendiri biasanya dapat menggunakan kedua port extension dari analog dan digital.

2. MDF (Main Distribution Frame)

MDF adalah bagian di mana bertemunya seluruh sambungan instalasi telepon, mulai dari cabang hingga luar atau CO Line. MDF ini sendiri mempunyai 2 sisi pada koneksinya, di mana pada 1 sisi koneksi diperuntukan kabel dari TB (Terminal Box), IDF maupun Telkom (CO line), lalu pada sisi lainnya hanya digunakan untuk sistem PABX. Pada akhirnya kedua koneksi tersebut akan disambungkan satu sama lain dengan menggunakan kabel jamper (hubung), kabel 1 core dililit sepasang dan kabel lainnya. Biasanya kontraktor listrik sudah sangat mengerti untuk melakukan pemasangan perangkat yang satu ini.

3. Billing System

Billing system adalah salah satu perangkat tambahan yang berupa software dan hardware yang berfungsi untuk terhubung langsung dengan PABX, di mana fungsinya adalah untuk menghitung biaya penggunaan telepon per extention dalam kurun waktu yang sudah ditentukan. Biasanya perkantoran menggunakan sistem ini untuk melihat apakah ada salah satu telepon yang dipakai secara berlebihan ataupun menjadi sistem untuk mempermudah melakukan perhitungan biaya keluar dalam sebuah perusahaan.

Itu adalah beberapa pengetahuan lebih mendalam tentang sistem instalasi telepon pada sebuah gedung perkantoran. Sistem pemasangan telepon ini sendiri juga tidak hanya digunakan dalam gedung perkantoran saja, akan tetapi sering digunakan pada hotel, apartemen dan gedung lainnya. Untuk dapat memasang sistem instalasi telepon yang satu ini, ada baiknya Anda menggunakan jasa kontraktor listrik yang telah berpengalaman agar dapat sistem dapat berfungsi dengan baik. Di mana ini merupakan salah satu pusat untuk dapat melakukan komunikasi di dalam gedung dengan lebih mudah bagi pegawai tanpa harus berpindah tempat.

Leave a Reply

Your email address will not be published.Required fields are marked *