Material

Cara Menggunakan Gergaji Besi yang Benar

Cara Menggunakan Gergaji Besi

Gergaji besi memiliki peran sentral dalam proses pemotongan baja maupun logam lainnya. Selain digunakan untuk memotong logam, gergaji jenis ini juga dapat difungsikan untuk memotong kayu maupun material lain.

Penggunaan gergaji ini harus dilakukan dengan benar untuk memastikan material terpotong dengan baik, serta tidak berbahaya bagi penggunanya. Lalu bagaimana cara yang benar menggunakan gergaji ini? Seputar cara penggunaan gergaji ini akan dibahas lebih lanjut di bawah ini.

Cara Tepat Menggunakan Gergaji Besi

Cara penggunaan gergaji besi sebaiknya diperhatikan, untuk memastikan ia berfungsi maksimal serta mencegah risiko kecelakaan kerja bagi penggunanya. Kali ini toko besi akan dibahas mengenai bagaimana cara tepat menggunakan gergaji jenis ini. Lebih lengkapnya adalah sebagai berikut.

1. Memberi Tanda Pada Tempat yang Akan Dipotong

Pertama sebelum mulai memotong, harus lebih dahulu memberi tanda pada barang yang akan dipotong. Ini untuk memastikan jika nanti lokasi potong sesuai dengan kebutuhan. Tandai barang pada awal potongan serta akhir potongan.

Jangan lupa untuk memastikan tanda yang diberi dapat terlihat dengan baik ketika kita akan melakukan potongan. Untuk menandai barang tersebut dapat menggunakan penggores, siku busur maupun penanda lainnya.

2. Mengatur Frame Gergaji

Biasanya frame dari gergaji besi dapat diatur sesuai dengan kebutuhan. Umumnya frame yang ada di pasaran adalah dengan ukuran 250 mm sampai dengan 300 mm. Ini adalah ukuran frame standar yang dapat diatur melalui bagian sekrup pengatur. Lakukan dengan hati-hati agar nantinya sekrup pengatur tidak lepas.

Sebelum memotong pengguna juga harus memahami jumlah gigi gergaji sesuai dengan barang yang akan dipotong. Seperti pada penggunaan gergaji untuk pemotongan alumunium maupun logam lunak lain, biasanya yang digunakan adalah gergaji dengan jumlah 14 gigi per inchi. Sedangkan untuk pemotongan barang-barang yang umum, paling tepat menggunakan gergaji dengan jumlah 18 gigi per inchi.

3. Mengatur Posisi Gergaji

Tahap ketiga adalah dengan mengatur posisi gergaji. Letakkan gergaji pada lokasi yang telah ditandai sebelumnya. Harus dipastikan jika sudut potong dari daun gergaji tersebut menghadap ke bagian depan.

Selain itu juga harus dipahami kalau daun gergaji harus terpasang dengan baik pada bagian pegangan gergaji. Posisikan dengan sudut 45 derajat terhadap bagian benda yag akan di potong. Ini untuk memudahkan ketika melakukan pemotongan barang.

4. Melakukan Pemotongan

Selanjutnya masuk ke tahap pemotongan. Lakukan tekanan ringan lebih dahulu pada awal proses pemotongan untuk mencegah luka pengguna. Ini dimulai dari bagian depan terlebih dahulu, dengan posisi gergaji yang memiliki kemiringan sedang. Ketika potongan pertama pada gergaji dilakukan, harus dengan menarik gergaji ke arah pengguna.

Selanjutnya berikan tekanan lagi sembari mendorong gergaji ke depan. Sebaliknya ketika gergaji ditarik mundur, kurangi tekanan pada gergaji besi. Lakukan dengan tangan yang dominan (tergantung kondisi pengguna). Jangan lupa pegang ujung barang yang akan dipotong, untuk mencegah benda pecah maupun robek.

Untuk kecepatan pemotongan sendiri dapat dilakukan dengan meningkatkan kecepatan, serta irama yang tetap. Namun, harus diperhatikan jika sebaiknya tidak memotong dengan terlalu cepat. Pasalnya hal ini nantinya akan membuat pisau menjadi cepat panas dan mudah tumpul.

5. Mengecek Hasil Potongan

Langkah terakhir yang dapat dilakukan adalah memastikan hasil potongan sesuai dengan yang diinginkan. Jangan lupa untuk mengikir bagian potongan yang tajam supaya nantinya tidak berpotensi menimbulkan luka ketika digunakan.

Itulah cara memotong dengan gergaji besi yang baik dan benar. Hal ini wajib dilakukan guna mengurangi risiko cidera bagi pengguna maupun kerusakan barang yang dipotong.

Leave a Reply

Your email address will not be published.Required fields are marked *